Retno Wiryani adalah seorang ibu rumah tangga yang memutuskan untuk membuka usaha kecil-kecilan di pinggiran Kota Palangka Raya pada tahun 2014. Ia memulai dengan modal terbatas, hanya menyediakan beberapa menu makanan khas Kalimantan di depan rumahnya. Keahlian memasaknya dan ramuan resep warisan keluarga menjadi keunggulan utama.
Setiap pagi, Retno Wiryani bangun lebih awal untuk menyiapkan bahan masakan segar. Usaha yang dimulai dari dapur sederhana ternyata mampu menarik perhatian tetangga dan mereka yang lewat di sekitar rumahnya. Dengan harga terjangkau dan rasa autentik, pelanggan mulai berdatangan. Tidak hanya dari lingkungan sekitar, melainkan juga dari luar kota.
Kesuksesan Retno Wiryani tidak berhenti di situ. Melihat peluang semakin besar, ia mencoba memperluas menu dan memperbaiki fasilitas warungnya. Ia menamai warungnya Warung Saji, yang kini dikenal sebagai destinasi kuliner di Kalimantan Tengah.
Retno Warung Saji, yang dikelola oleh keluarga Retno Wiryani, kini memiliki puluhan menu makanan dan telah memperkerjakan lebih dari sepuluh orang staf. Beragam menu seperti Soto Banjar, Nasi Kuning, Lontong Sayur, dan aneka kue tradisional Kalimantan selalu tersedia segar tiap hari. Usaha ini perlahan berkembang, dan mulai dikenal di media sosial lokal berkat inovasi pemasaran digital.
Saat pandemi Covid-19 melanda, Warung Saji sempat sepi pengunjung. Namun, Retno Wiryani tidak menyerah. Ia beradaptasi dengan menyediakan layanan pesanan online dan antar makanan ke rumah-rumah pelanggan. Ia juga menjalin kemitraan dengan aplikasi pengantaran makanan lokal.
Strategi ini berhasil menghidupkan kembali usaha Warung Saji di masa sulit. Bahkan, omzet harian mulai meningkat karena semakin banyak pelanggan yang nyaman memesan makanan dari rumah.
Kesuksesan Retno Wiryani tidak hanya di bidang usaha. Ia juga aktif berbagi motivasi dan pengalaman dalam berbagai seminar UMKM, baik secara langsung maupun daring. Tidak jarang, Retno menjadi mentor bagi ibu-ibu yang ingin memulai usaha sendiri.
Kemampuan Retno melihat peluang, beradaptasi, serta mengelola bisnis secara profesional menjadi teladan. Banyak yang menilai, Warung Saji tidak hanya berfungsi sebagai tempat makan, namun juga pusat pemberdayaan masyarakat sekitar.
Salah satu kunci sukses Retno Wiryani adalah dukungan penuh dari keluarga, terutama suami, anak-anak, dan kerabat dekatnya. Mereka bersama-sama menjalankan Warung Saji, membagi tugas antara dapur, pelayanan, dan pemasaran. Dengan sinergi yang terjalin, mereka juga mampu menjaga kualitas pelayanan di tengah banyaknya pesanan.
Komunitas masyarakat Kalimantan Tengah ikut mendukung, mulai dari penyedia bahan baku hingga para pelanggan setia. Retno juga tidak segan memanfaatkan relasi dengan para pemilik usaha lain untuk memperluas jaringan.
Warung Saji telah menerima beberapa penghargaan lokal, seperti “UMKM Terbaik Kalimantan Tengah” tahun 2023 dan “Warung Kuliner Favorit” versi media lokal. Penghargaan ini semakin memotivasi Retno Wiryani dan tim untuk menjaga serta meningkatkan kualitas usaha.
Selain itu, menu-menu ciptaan Retno pernah diliput oleh berbagai program kuliner di televisi lokal sebagai hidangan khas Kalimantan yang otentik dan lezat.
Kisah Retno Wiryani dan Warung Saji menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Tengah. Mereka menunjukkan bahwa usaha kecil bisa berkembang menjadi besar jika dikelola dengan semangat dan dedikasi tinggi. Pendidikan formal bukan satu-satunya jalan menuju sukses; pengalaman, keberanian, dan keinginan belajar sama pentingnya.
Banyak pelajar dan mahasiswa setempat datang ke Warung Saji untuk sekadar bertanya atau belajar tentang pengelolaan usaha. Retno Wiryani selalu menyambut mereka dengan ramah, bahkan memberikan tips seputar manajemen, promosi, dan pelayanan pelanggan.
Retno tidak berpuas diri dengan keberhasilan saat ini. Ia terus berinovasi dengan menciptakan menu baru dan merancang strategi agar Warung Saji makin dikenal, bahkan di tingkat nasional. Salah satu rencana jangka panjangnya adalah membuka cabang Warung Saji di berbagai kota besar di Kalimantan.
Dalam mengembangkan usaha, Retno Wiryani berkomitmen menjaga nilai-nilai lokal dan budaya Kalimantan Tengah. Ia ingin kuliner khas daerahnya dikenal luas, serta membuka lapangan pekerjaan bagi semakin banyak warga setempat.